News


Top 100 Most Valuable Brand Indonesia
Jun, 3, 2018

BOLT 4G Ultra LTE Membuktikan Komitmennya untuk Terus Memenangkan hati Pelanggan dengan Masuk dalam Top 100 Most Valuable Brand Indonesia

Jakarta, 3 Juni 2018 – BOLT sebagai pionir layanan 4G LTE masuk dalam Top 100 Most Valuable Brand 2018 Indonesia, pemeringkatan ini dilakukan oleh Majalah SWA bekerjasama dengan Brand Finance, konsultan Brand Internasional. Penghargaan diberikan langsung kepada Chief Marketing Officer (CMO) BOLT Liryawati, Kamis (31/05) di Hotel Shangri-La, Jakarta.

Chief Marketing Officer BOLT, Liryawati setelah menerima penghargaan mengatakan, “Indonesia’s Top 100 Most Valuable Brands 2018 adalah benchmark untuk menunjukkan seberapa bernilai perusahaan jika diukur dengan nilai uang. Masuknya BOLT dalam Indonesia’s Top 100 Most Valuable Brands 2018 membuktikan bahwa strategi BOLT memenangkan hati pelanggan telah berhasil. Perusahaan bernilai tinggi adalah perusahaan yang dikenal baik oleh masyarakat sebagai perusahaan yang memberikan layanan terbaik dan mampu menarik orang untuk membelinya. Produk dan layanan yang mampu memenangkan hati pelanggan akan menopang pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan. Karena itu, kami akan terus menyajikan produk dan layanan yang memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan.”

Indonesia’s Top 100 Most Valuable Brands 2018 adalah peringkat 100 perusahaan di Indonesia dengan brand paling bernilai. Brand yang masuk dalam peringkat terdiri dari brand perusahaan maupun brand produk. Untuk menentukan peringkat digunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pendekatan kualitatif adalah dengan melakukan evaluasi kinerja keuangan dan juga dengan menggunakan Brand Strength Index (BSI). Analisa BSI mencakup  tiga faktor, investasi di bidang marketing, brand equity, dan kinerja keuangan. Sedangkan pendekatan kuantitatif adalah dengan menggunakan royalty relief.

Penilaian brand bertujuan untuk menentukan nilai perusahaan dibandingkan perusahaan lain di Indonesia. Selanjutnya, penilaian brand dapat digunakan ketika ada akuisisi, Initial Public Offering (IPO), delisting dari pasar saham, penilaian untuk transfer pricing atau langkah strategis.  Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Brand Finance, didapatkan nilai dari brand, peringkat brand, rasio dari brand, dan nilai perusahaan. Nilai brand dapat digunakan perusahaan untuk membandingkan  dengan perusahaaan lain di Indonesia dan perusahaan sejenis pada skala global.